aQ Lupa

Astaga, aQ lupa kalo aQ punya 1 lagi blog di wordpress ini…hehehe…aQ lupa klo ada blog ini..sumpah… Sebenarnya blog ini aQ buat karena sempat nge-delete blogQ, nah untuk menggantikan blog yang terhapus itu, aQ bikin blog ini, dan pas nggak sengaja masuk ke akun wordpress yang dulu, aQ baru sadar rupanya blog yang Qdelete itu belum terhapus…jadi aQ kembali eksis ke blog yang sempat ilang beberapa saat itu…

Keasyikan dengan blog itu, aQ lupa sama blog ini…itu pun aQ nggak sengaja nemu blog ini di google...hehehe ^^v,  pas masuk ternyata banyak yang mampir…maafkan saya…bahkan blog ini pun dapet award untuk pertama kalinya…hehe..makasih banyak yach…

Yuk jalan2 lagi ke blogQ yang semula… http://sarahtidaksendiri.wordpress.com

😀

Nggak Mudah

Setelah blog yang dulu terhapus, rasanya kok semakin sulit aja buat ngurusin blog baru? Selain ternyata karena harus memulai dari awal mendaftar di SEO, dkk, ternyata ide-ide untuk posting sesuatu juga rasanya semakin sulit.
Read the rest of this entry »

Posted in sahabat. Tags: , . 28 Comments »

Be Mine

Di dunia ini, semenjak Perang Dunia II, jumlah pria berkurang. Dan perempuan semakin banyak, bahkan semakin banyak pula yang ‘mau jadi cewek’. Well, jumlah tsb, kerap kali menjadi ‘tameng‘ bagi beberapa cowok untuk poligami, unfair bagi perempuan2 di dunia ini, katanya… Huehee…tapi menjadikan perempuan sebagai seorang istri bukan hal mudah.
Read the rest of this entry »

Salahku lagi

aku tak lagi berkata jujur
dan sekali lagi aku terhempas oleh ulahku sendiri
Read the rest of this entry »

Salahku

Pernah membenci diri sendiri?
itu aku…
Read the rest of this entry »

Posted in puisi. 12 Comments »

Mulai dari awal

Dan aku kembali, bukan untuk memgulangi sebuah kesalahan yang sama. Bukan untuk mencari simpati yang sama seperti dulu, tapi yang aku inginkan adalah terus merangkai dunia dalam kata, bercerita tentang apa yang tak dapat ku sampaikan dari bibir, biarkan jemariku berceloteh tak mengenal ruang dan tak akan melukai lagi…
Read the rest of this entry »

BUKU

kemarin ku lempar sebuah buku
ketika mendengar dari ujung pesawat telfon, kau marah-marah
kemarin ku lempar sebuah buku
ketika mendengar dari ujung pesawat telfon kau mendesak
Read the rest of this entry »

Posted in puisi, sarah. 1 Comment »